Banyumas – Pencanangan dan sosialisasi Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas Tahun 2026 dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kepedulian serta partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta para pemangku kepentingan agar bersama-sama menyukseskan penggalangan dana PMI. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung pelayanan kemanusiaan, penanganan bencana, pelayanan kesehatan, donor darah, serta kegiatan sosial lainnya.
Dalam sambutannya, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir menyampaikan bahwa PMI memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun kondisi darurat.
“Bulan Dana PMI bukan sekadar kegiatan penggalangan dana, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu sesama. Kami mengajak seluruh masyarakat dan komponen bangsa untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing, sehingga kegiatan kemanusiaan PMI dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Dandim.
Dandim juga menegaskan bahwa sinergi antara PMI, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memperkuat kesiapsiagaan serta pelayanan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Banyumas.
“Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita dapat membangun ketahanan sosial yang lebih kuat. Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Melalui pencanangan dan sosialisasi Bulan Dana PMI Tahun 2026, diharapkan kesadaran masyarakat untuk berbagi dan membantu sesama semakin meningkat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat solidaritas serta mendukung PMI dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan secara berkelanjutan. (Pendim 0701/Bms)


